Keunggulan Bak Fiberglass dan Fungsinya

Fiberglass atau serat kaca, adalah salah satu jenis bahan yang saat ini cukup digemari dan banyak digunakan dalam berbagai macam produk atau barang.  Salah satunya adalah digunakan untuk bak, atau bak fiberglass. Ada berbagai macam bentuk bak yang dapat dibuat, seperti bak sampah, bak ikan, bak hidroponik, bak mandi, dan yang lainnya. Penggunaan bahan yang satu ini memang cukup menguntungkan, berikut ini adalah penjelasan Bengkel Fiberglass Indonesia tentang beberapa keunggulan bak fiberglass yang dimaksud :

keunggulan bak fiberglass
Produsen Bak Fiberglass, Bengkel Fiberglass Indonesia.

 

  1. Harga yang lebih terjangkau

Keunggulan bak fiberglass pertama yang akan Anda dapatkan ketika menggunakan bak yang satu ini adalah harga. Dibandingkan bahan lainnya, berbagai macam produk dari bak fiberglass ini terbilang cukup terjangkau. Termasuk untuk Anda yang ingin mempunyai bak penampungan ikan, atau bak budidaya ikan.  Dibandingkan dengan membuat kolam sendiri, harga produk tersebut terbilang cukup murah. Karena seperti diketahui bersama, untuk membudidayakan ikan, maka kolam yang dibutuhkan tidak hanya 1, melainkan cukup banyak, dan ini tergantung kebutuhan ikan itu sendiri. 

  1. Mempunyai berbagai macam desain dan fungsi yang berbeda

Bak fiberglass ini dibuat ke dalam berbagai macam desain. Masing-masing desain mempunyai bentuk, ukuran dan fungsi yang berbeda-beda. Berikut adalah berbagai macam desain dari bak berbagai fiberglass tersebut, yang dapat Anda temukan di pasaran. 

  • Bak tempat sampah, seperti namanya, maka bak berbahan fiberglass ini akan dibentuk menjadi bak sampah. Biasanya bak sampah yang dibuat ini cukup beragam, tergantung jenis sampah yang akan dimasukkan kelak, misalnya sampah organik, sampah non organik, dan yang lainnya. 

  • Bak kolam ikan, seperti namanya, maka bak yang satu ini akan dibuat menjadi bak penampungan ikan. Biasanya untuk pembudidayaan jenis ikan tertentu. Ukuran yang ditawarkan cukup beragam, ada yang ukurannya kecil, dan banyak juga yang ukurannya besar. Kali ini Anda dapat memilih salah satu atau beberapa ukuran yang dinilai tepat. 

  • Bak hidroponik, bak hidroponik ini sendiri adalah bak khusus yang nantinya dapat digunakan untuk menanam tanaman dengan menggunakan media air. Biasanya tanaman yang dikembangkan akan mengapung, menggunakan bantuan styrofoam, dll. Ukuran untuk bak yang satu ini juga beragam, namun dengan kedalaman yang terbilang rata. 

  • Bak mandi, umumnya bak mandi ini, akan Anda temukan di dalam kamar mandi. Fungsinya, sudah tentu untuk menampung air, untuk mandi. Desain bak mandi ini sendiri cukup beragam, ada yang bentuknya bak mandi khusus untuk menampung air, bathtub, bak mandi khusus bayi, dan yang lainnya. Untuk ukuran, tidak terlalu banyak, biasanya yang berbeda adalah desain bathup dan ukuran bathup itu sendiri. 

  • Bak kolam renang, bak yang satu ini ukurannya cukup besar, dapat dibuat menjadi kolam renang anak atau kolam renang dewasa. Ada yang dapat ditanam di tanah dan ada pula yang diletakan di atas tanah. 

Bentuknya sendiri cukup beragam, ada yang bentuknya persegi panjang, persegi empat, oval, bulat atau bentuk lainnya. 

  1. Tersedia dalam berbagai macam ukuran

Selain harga, keunggulan lainnya ketika menggunakan bak berbahan fiber ini adalah ukurannya yang beragam. Ukuran bak fiberglass ini tentunya tergantung kebutuhan. Biasanya yang mempunyai ukuran beragam tersebut adalah bak untuk kolam ikan, hidroponik, atau juga kolam renang. Ada yang ukurannya kecil, dan ada juga yang ukurannya cukup besar.  

  1. Mempunyai bobot ringan

Kelebihan lainnya dari bak tersebut adalah bobotnya yang ringan. Ini karena bahan yang digunakan adalah bahan fiber, yang terkenal ringan. Namun walaupun ringan, bahan yang satu ini tetap kuat, dan mampu menampung bobot air yang terbilang banyak. 

  1. Awet dan mudah perawatannya 

Yang terakhir adalah bak fiberglass yang satu ini awet dan mudah perawatannya. Dibuat dengan sangat apik, menggunakan lem yang tepat, membuat bahan tersebut mampu tampil kuat, dan kokoh, sehingga tidak mudah bocor, dalam berbagai kondisi cuaca. Selain itu, produk yang satu ini mudah merawatnya. Anda yang ingin agar produk tersebut tetap terlihat cantik dan menarik, ada baiknya jika meletakkannya di tempat yang teduh dan tidak terkena sinar matahari langsung. 

Dengan banyaknya keunggulan yang disebutkan di atas, tentunya Anda tidak perlu ragu lagi, untuk membeli atau bahkan memesan bak fiberglass, yang tersedia di produsen pembuat fiber.  

Bak Fiberglass dan Cara Merawatnya

Walaupun bak berbahan fiberglass ini sendiri terbilang awet, namun ada baiknya jika Anda tetap mengetahui cara untuk merawatnya, agar bak tersebut tetap awet dan terlihat selalu mengkilap. Terutama jika bak tersebut Anda letakkan di luar ruangan yang selalu terkena berbagai macam cuaca secara langsung, seperti terik matahari, suhu yang ekstrim dan yang lainnya.  Untuk mengetahui bagaimana cara untuk merawat bak berbahan dasar fiber ini sendiri, simak penjelasan kami Bengkel Fiberglass Indonesia yaitu :

bak fiberglass
Bak Fiberglass, Bengkel Fiberglass Indonesia.
  1. Gunakan sebagaimana mestinya 

Untuk merawat bak fiberglass maka Anda perlu memperhatikan fungsi dari bak berbahan fiber itu sendiri. Seperti diketahui bersama, bak tersebut dapat digunakan menjadi berbagai macam fungsi, seperti bak mandi, kolam renang, bak hidroponik, bak budidaya ikan dan yang lainya. Pergunakan bak tersebut sebagaimana mestinya, dan hindari penggunaan produk, untuk hal lainnya. 

  1. Letakkan di tempat yang tepat

Walaupun bak yang satu ini terbilang awet, dan dapat diletakkan dimana saja. Namun tetap saja, untuk menjaga agar bak tersebut tetap awet, Anda sebaiknya tidak menyimpan bak tersebut di sembarang tempat. Simpan atau letakkan produk tersebut di tempat yang tepat. Misalnya saja bak mandi berbahan fiber, maka Anda harus meletakkannya di kamar mandi. 

Sedangkan untuk bak hidroponik atau bak kolam ikan, ada baiknya jika Anda meletakkannya di tempat yang tidak terkena sinar matahari langsung. Meletakkan tepat di atas tanah memang tidak masalah. Namun alangkah baiknya jika di bagian atasnya tertutup, seperti menggunakan asbes, fiber atau bahan lainnya. 

Bak yang terlalu sering terkena sinar matahari secara langsung, dan terus menerus, maka lambat laun warnanya akan pudar, dan juga tingkat kekuatan bak, perlahan akan menurun. 

  1. Bersihkan secara rutin

Hal lain yang juga harus Anda lakukan, untuk merawat bak fiberglass tersebut adalah dengan membersihkannya secara rutin. Terlalu sering berhubungan dengan air, membuat bak tersebut mudah berlumut, dan membuat bagian dalam dari bak tersebut terlihat kurang menarik, dan warnanya terlihat pudar. 

Untuk mengatasinya, Anda sebaiknya membersihkan bak tersebut secara teratur. Untuk bak kamar mandi menggunakan bahan fiber misalnya. Anda dapat melakukannya setidaknya 1 minggu sekali. Lain jika bak tersebut adalah bak untuk hidroponik atau untuk kolam ikan. Maka proses pembersihannya dapat dilakukan setidaknya 1 kali dalam 1 bulan. Demikian pula, jika bak tersebut digunakan sebagai kolam renang atau yang lainnya. 

Untuk membersihkannya, Anda dapat menggunakan lap yang sebelumnya sudah dicelupkan dengan sabun pembersih yang tepat. Kemudian gosokkan pada seluruh permukaan bak, gosok secara perlahan, dan jangan terlalu keras, agar permukaan serat tidak rusak. Setelah dirasa bersih. Anda dapat membilasnya hingga bersih, dan bak dapat digunakan kembali. 

  1. Menjaga kilau bak fiberglass

Agar bagian permukaan bak tetap terlihat berkilau dan cantik. Maka Anda perlu merawat bagian gelcoat. Ini adalah lapisan terluar dari bahan fiber tersebut, hasilnya bak tersebut terlihat lebih berkilau. Untuk menjaga agar lapisan tersebut tetap berkilau, seperti yang disebutkan diatas, Anda sebaiknya jangan meletakan bak tersebut, tepat di bawah sinar matahari.  

Untuk menjaga kilau Gelcoat ini tetap awet, Anda dapat menyiramnya. Kali ini oleskan wax ke seluruh permukaan bak. Adapun wax yang sebaiknya digunakan adalah wax khusus untuk bak fiberglass, dan jangan menggunakan sembarang wax. 

  1. Mengatasi bak fiberglass yang bocor

Jika bak mengalami kerusakan, atau dalam hal ini bocor, maka cara mengatasinya tidak sulit. Yang Anda butuhkan kali ini adalah lem fiber, lalu serat fiber dan juga kuas. Jika lubang yang ada ukurannya kecil. Maka Anda dapat mengoleskan lem pada permukaan bak secara langsung menggunakan kuas. Teknik ini dapat dilakukan selama beberapa kali, hingga lubangnya tidak terlihat lagi. Sedangkan jika lubangnya agak besar, maka Anda dapat menggunakan serat fiber, untuk menambalnya. Mula-mula susun serat fiber di atas permukaan yang sebelumnya sudah diolesi lem, dan timpa kembali menggunakan lem, hingga benar-benar kuat.   

Tentunya tidak sulit untuk menjaga agar bak fiberglass tersebut tetap awet. Anda yang hendak atau sudah memiliki bak tersebut di rumah.  Ada baiknya jika merawat dengan bak, sesuai dengan ulasan di atas, agar bak berbahan fiber tersebut mampu awet lebih lama. Semoga penjelasan dari kami Bengkel Fiberglass Indonesia dapat dimengerti. Semoga bermanfaat.

Aneka Macam Bentuk dan Fungsi dari Bak Fiberglass

Namanya memang bak fiberglass, namun demikian, bak yang satu ini mempunyai banyak sekali desain bentuk dan fungsi dari bak fiberglass. Ulasan Bengkel Fiberglass Indonesia kali ini akan membahas tentang berbagai macam bentuk dan fungsi dari bak berbahan fiber tersebut, antara lain :

 

fungsi bak fiberglass
Bak Fiberglass, Bengkel Fiberglass Indonesia.

 

  1. Untuk budidaya ikan

Bak fiberglass untuk budidaya ikan, memang cukup lumrah. Artinya saat ini sudah cukup banyak orang yang menggunakan bak tersebut, untuk membudidayakan ikan. Ikan yang dapat dibudidayakan menggunakan kolam seperti ini cukup banyak. Mulai dari ikan untuk dikonsumsi, hingga aneka koleksi ikan hias. Bentuknya yang simple dan ringan, menjadi salah satu alasan, mengapa banyak sekali orang, yang memilih menggunakan kolam tersebut dibandingkan jenis kolam lainnya. 

Untuk masalah desain bak berbahan fiber tersebut cukup beragam, ada yang bentuknya kotak, bundar, persegi empat, atau ada juga yang bentuknya oval. Masing-masing desain mempunyai keunggulannya masing-masing. Misalnya saja kolam yang bentuknya kotak, yang dapat Anda dekat menjadi beberapa bagian, guna mempermudah pemisahan beberapa jenis ikan. 

Selain beragam bentuk, ukuran yang ditawarkan juga beragam. Ada yang ukurannya kecil, hingga yang ukurannya paling besar. Untuk hal seperti ini, Anda dapat menyesuaikannya dengan kebutuhan ikan itu sendiri. Untuk penangkaran atau pembibitan ikan, ada baiknya jika memilih bak yang berukuran kecil. Sebaliknya untuk proses pembesaran ikan, maka Anda dapat menggunakan kolam yang berukuran besar.  

Sebagai tambahan Anda dapat meminta beberapa fitur khusus agar disematkan pada alat tersebut, seperti lubang untuk membuang air, lubang sebagai saluran udara, lubang untuk sirkulasi air, dan yang lainnya. 

  1. Untuk budidaya tanaman hidroponik

Bak berbahan fiber ini juga dapat Anda gunakan sebagai budidaya tanaman hidroponik. Ukuran bak yang umumnya digunakan pada budidaya tanaman hidroponik seperti ini adalah ukuran yang luas, namun tidak terlalu dalam. Misalnya saja ukuran 100 x 100 x 30 cm, dengan volume 300 liter. Selain itu, bentuk yang umumnya digunakan adalah persegi empat atau persegi panjang. Aneka jenis tanaman yang akan dibudidayakan biasanya ditambahkan menggunakan floating raft yang ditambah dengan styrofoam. Dengan demikian, tanaman tidak akan tenggelam ke dasar bak, namun akan tetap mengambang di atas bak. 

Selain dapat digunakan sebagai teknik tanam hidroponik, bak berbahan fiber ini juga dapat digunakan sebagai teknik bioponik atau teknik aquaponik. 

Ukuran untuk bak hidroponik ini sendiri cukup beragam, tergantung kebutuhan Anda. Ada yang ukurannya kecil, dan ada juga yang ukurannya panjang. Untuk memperoleh hasil produk yang maksimal, ada baiknya jika Anda memperhatikan fitur yang disediakan, seperti saluran pembuangan air, saluran untuk memasukkan air, dan yang lainnya. 

  1. Untuk bak mandi

Bak berbahan serat fiber ini juga dapat dibentuk menjadi bak mandi. Seperti namanya, maka bak yang satu ini berfungsi untuk menampung air, yang nantinya dapat digunakan untuk mandi. Desain bak mandi ini sendiri cukup beragam, Anda dapat memilih salah satu yang dirasa paling tepat. Adapun desain yang dimaksud antara lain, bathtub, bak mandi bayi, bak mandi dewasa, bak mandi untuk lansia, bak mandi bentuk oval, dan yang lainnya. 

Khusus untuk bak mandi seperti ini warna yang ditawarkan serta bentuk yang ditawarkan cukup beragam. Ada yang berwarna merah, putih, abu-abu, dan warna lainnya. Selain itu ukuran yang ditawarkan untuk bak mandi seperti ini terbilang tidak terlalu banyak. Rata-rata sudah mempunyai ukuran standar. Yang membedakan adalah ukuran bathup, yang mempunyai desain dan ukuran yang berbeda-beda. 

  1. Untuk kolam renang   

Adapun desain bak fiberglass terakhir adalah untuk kolam renang. Ukuran kolam renang ini sendiri cukup beragam. Anda dapat membuat kolam renang dewasa atau kolam renang untuk anak-anak. Dapat diletakkan di dalam tanah atau di atas tanah. Warna biru yang berpadu dengan warna air, membuat kolam renang ini seperti kolam renang pada umumnya. Hanya yang membedakan adalah bahan pembuatannya saja. 

Walaupun namanya sama, namun ternyata bak berbahan fiber ini mempunyai beragam bentuk dan juga ukuran. Masing-masing desain mempunyai bentuk mempunyai fungsi yang berbeda-beda. Anda yang ingin mempunyai bak praktis dan awet. Ada baiknya jika memilih bak tersebut. 

Untuk mendapatkan produk dengan segudang manfaat ini, anda bisa menghubungi kami di Bengkel Fiberglass indonesia. Dapatkan segera informasi lebih lanjut dan penawaran harga yang menarik untuk anda. Semoga bermanfaat.

Cara Membuat Bak Fiberglass dan Harga Bak Fiberglass

Dibandingkan dahulu, kini mencari produsen yang membuat bak fiberglass tidak terlalu sulit. Ada hanya perlu mengunjungi pihak produsen lalu memesannya. Tentunya ini akan menjadi cara yang praktis, untuk memperoleh bak fiber yang Anda inginkan. Anda bisa menghubungi Bengkel Fiberglass Indonesia untuk mendapatkan penawaran harga bak fiberglass yang sangat terjangkau namun dengan kualitas terbaik. Namun jika Anda ingin membuatnya sendiri, sebagai sebuah prakarya pribadi. Sepertinya tidak terlalu sulit. Hanya yang jelas, prosesnya membutuhkan waktu, dan sedikit ketelatenan, agar hasilnya rapi.

Cara Membuat Bak Fiber

Untuk Anda yang berminat untuk membuat bak fiberglass, sendiri, maka ini akan menjadi ulasan yang tepat. Tentu saja ada beberapa hal yang perlu diperhatikan terlebih dahulu :

  • Persiapan bahan  

Tahap pertama adalah mempersiapkan bahan yang akan digunakan dalam membuat bak fiber tersebut. Dalam hal ini, Anda sebaiknya mempersiapkan resin, serat mat, talk, katalis, dan juga pewarna.  Campurkan bahan-bahan seperti resin, talk dengan perbandingan 1:1, kemudian diaduk terus sambil ditambahkan katalis sebanyak 10 hingga 12 tetes, kemudian aduk kembali hingga rata. Jika terlalu banyak katalis, maka adonan akan menjadi mudah keras. 

  • Pembentukan 

Setelah bahan selesai disiapkan, berikutnya Anda perlu membuat lapisan pertama pada cetakan, dengan dimulai dari diletakkannya serat fiber yang kemudian dioles dengan cairan yang telah dibuat sebelumnya. Namun sebelumnya, pastikan permukaan cetakan bersih dari berbagai macam debu yang menempel. Akan lebih baik jika Anda menambahkan Mirror Glaze Mold Release, agar mudah dilepaskan dari cetakan. Aplikasikan adonan tersebut menggunakan kuas. Anda mempunyai waktu sekitar 30 menit, sebelum akhirnya adonan mengeras. Jika selesai 1 lapis, sebaiknya diamkan selama 10 menit, hingga agak mengering. Lakukan berulang, hingga seluruh lapisan cetakan tertutupi, dan tunggu hingga agak mengering.  

  • Teknik pelapisan 

Pada teknik pelapisan kedua, dan seterusnya, Adonan yang digunakan hanya resin dan katalis saja. Jika menambahkan talk, maka hasilnya jadi terlalu berat. Sedangkan pada lapisan pertama, talk digunakan sebagai pondasi utama. 

Pada lapisan kedua tersebut, Anda hanya cukup mengoleskannya ke seluruh permukaan cetakan secara merata dan juga rapi. Teknik seperti ini dapat Anda lakukan hingga minimal 3 lapisan. Tidak perlu terlalu tebal. Asalkan cukup kuat menampung air.  

  • Teknik pengeringan 

Setelah teknik pelapisan dan pelapisan selesai dilakukan, maka selanjutnya adalah masuk ke tahap pengeringan. Teknik ini sebaiknya dilakukan selama 6 hingga 8 jam. Akan lebih baik, jika teknik ini dilakukan tepat di bawah terik matahari. Jika sudah benar-benar kering, Anda dapat melakukan proses finishing agar bak tersebut terlihat lebih kinclong. Untuk itu, sebaiknya tambahkan fiber secara tipis dan merata.   

Memesan Bak Fiberglass

Apabila Anda ingin yang lebih praktis, ada baiknya jika memesannya secara langsung di produsen bak fiberglass atau produsen fiber yaitu Bengkel Fiberglass Indonesia. Selain harga bak fiberglass yang murah, anda akan mendapatkan kualitas terbaik. Untuk memperoleh bak yang tepat, ada baiknya jika Anda memperhatikan beberapa hal berikut, seperti :

harga bak fiberglass
Bak Fiberglass. Bengkel Fiberglass Indonesia.
  • Ukuran

Hal pertama yang perlu diperhatikan adalah ukuran. Seperti diketahui bersama, ukuran bak fiberglass ini cukup beragam. Anda dapat memilih ukuran yang sesuai kebutuhan. Atau dalam hal ini, Anda dapat memperhatikan kebutuhan akan bak fiberglass tersebut. Apakah akan dibuat sebagai kolam ikan, sebagai bak mandi, kolam renang anak atau yang lainnya. 

  • Fitur di dalamnya

Selain itu, Anda juga dapat memperhatikan fitur-fitur yang ada di dalam bak tersebut. Misalnya saja, Anda hendak menyematkan lubang khusus untuk pembuangan air, kotak khusus di samping bak, untuk menyimpan sesuatu, dan yang lainnya. 

  • Harga

Hal lain yang juga tidak boleh ketinggalan adalah harga. Apabila Anda masih bingung menentukan kisaran harga bak yang diinginkan. Ada baiknya jika melakukan serangkaian survei. Misalnya saja, mencari kisaran harga tersebut melalui media online seperti internet, atau mengunjungi penyedia pembuat fiber secara langsung. 

Untuk memperoleh produk bak fiberglass yang tepat, tentunya tidak boleh sembarangan. Anda harus memesan di tempat yang tepat, yang mampu mengerjakan bak tersebut secara profesional, baik dari segi penggunaan bahan, dan pembuatan bak itu sendiri. Adapun proses pembuatan bak itu sendiri umumnya tidak terlalu lama. Umumnya hanya beberapa hari, hal tersebut tergantung dari kondisi matahari, dalam proses pengeringan produk. Semoga bermanfaat.

Manfaat & Keunggulan Bak Fiberglass Untuk Budidaya Ikan

Bagi Anda yang ingin budidaya ikan, namun masih bingung memilih jenis kolam dan bahan untuk membuat kolam ikan ! Tidak ada salahnya jika mencoba untuk menggunakan kolam atau bak fiber. Bengkel Fiberglass Indonesia akan menjelaskan beberapa manfaat bak fiberglass. Ada cukup banyak manfaat dan keuntungan yang akan Anda dapatkan ketika menggunakan bak fiberglass atau jenis kolam yang satu ini, untuk budidaya ikan, antara lain ; 

bak fiberglass
Bak Fiberglass, Bengkel Fiberglass Indonesia.
  1. Harganya yang lebih terjangkau

Keuntungan pertama ketika menggunakan bak fiberglass, pada budidaya ikan adalah harganya yang terbilang terjangkau, jika dibandingkan jenis kolam ikan lainnya. Untuk harganya sendiri tentunya cukup bervariasi, tergantung ukuran bak fiber yang hendak dibeli. 

  1. Bahannya ringan 

Salah satu dari beberapa keunggulan bak dari bahan fiber ini adalah ringan. Walau ringan, namun bahan yang satu ini terbilang cukup kuat menampung banyak air, dan juga ikan di dalamnya. Anda pun dapat lebih leluasa dalam melakukan budidaya berbagai macam jenis ikan. 

Keunggulan lainnya adalah bahan material yang satu ini tahan terhadap berbagai macam cuaca, baik panas maupun hujan, apalagi suhu tinggi. Alhasil, produk yang satu ini tidak mudah rusak, atau juga retak, walaupun diletakkan di luar ruangan. Jika Anda mampu merawatnya dengan baik, maka bak yang satu ini tidak akan mudah bocor. 

  1. Ukuran yang lebih bervariasi 

Seperti yang selintas dijelaskan di atas, ukuran bak fiber sendiri cukup beragam. Ada yang ukurannya kecil hingga yang ukurannya besar. Bak berukuran kecil misalnya 100 x 60 x 40 cm, ada juga ukuran 120 x 80 x 40 cm, dan yang lainnya. Umumnya bak tersebut mampu menampung volume air sekitar 240 liter ke atas. Ukuran yang paling besar, biasanya sekitar 400 x 300 x 100 cm, yang sanggup menampung sekitar 12. 000 liter. Tidak hanya mampu menampung jumlah ikan yang cukup banyak, namun ukuran tersebut, juga dapat Anda gunakan sebagai kolam renang mini untuk anak.  

  1. Lebih efisien 

Tahukah Anda, menggunakan bak fiber seperti ini terbilang cukup efisien. Dimana Anda tidak perlu menggali lubang untuk membuat kolam ikan. Anda hanya perlu memilih ukuran kolam atau bak ikan yang dibutuhkan, dan sisanya diletakkan di atas tanah. Ini akan menjadi teknik pembuatan kolam yang cukup efektif, terutama di lahan terbatas. Khusus untuk kolam-kolam atau bak-bak berukuran kecil, Anda dapat menyusunnya ke arah atas, atau bertumpuk. Sedangkan untuk kolam ikan yang ukurannya lebih besar, Anda dapat menyusunnya di atas tanah. 

Dengan teknik bertumpuk seperti ini, maka proses pembuatan kolam pemijahan, penangkaran dan yang lainnya jadi terbilang lebih mudah dan efisien. Sedangkan kolam pembesaran sendiri, dapat diletakkan di bagian bawah. 

Sama seperti kolam ikan pada umumnya, dimana Anda dapat meletakkan berbagai macam bahan yang dibutuhkan untuk proses pembibitan ikan, seperti ijuk, atau yang lainnya. 

  1. Memiliki fasilitas lengkap 

Keunggulan lainnya dari bak berbahan fiber ini adalah fasilitasnya yang terbilang lengkap. hanya dengan 1 harga, Anda akan memperoleh semuanya, tanpa harus mengeluarkan biaya tambahan. Yang dimaksud disini adalah adanya lubang khusus untuk membuang air, dan yang lainnya. Walaupun terlihat sepele, namun jika dibandingkan membuat kolam ikan sendiri, dengan cara menggali tanah, umumnya saluran untuk membuang air, tidak dapat dibuat secara langsung. Ada beberapa tahapan tambahan, yang pastinya membutuhkan budget tambahan. 

  1. Teknik perawatannya juga mudah

Keuntungan lainnya dari bak berbahan fiber ini adalah teknik perawatannya yang terbilang mudah. Tidak seperti bahan kolam ikan lainnya. Kolam yang satu ini hanya perlu digosok atau dilap saja. Untuk menjaga kebersihan dan kilap warna kolam itu sendiri. 

Sedangkan jika terjadi kebocoran, Anda hanya perlu menambalnya dengan memberikan serat mat, yang dilapisi dengan cat anti bocor. Tentunya proses seperti ini tidak sekali, namun dapat dilakukan 2 kali, untuk mendapatkan hasil yang maksimal. 

Apabila Anda ingin membudidayakan ikan menggunakan bak fiber seperti ini, sebaiknya perhatikan aneka ukuran bak yang hendak dibeli, kemudian sesuaikan dengan kebutuhan bak dan kolam ikan itu sendiri. Bak fiber sendiri kini tidak sulit dicari, di beberapa penjual bahan fiber atau bahkan di penjual ikan, pun Anda akan menemukannya. Anda bisa menghubungi kami Bengkel Fiberglass Indonesia untuk mendapatkan produk seperti ini. Segera hubungi kami dan dapatkan informasi lebih lanjut dan penawaran harga yang menarik bagi anda. Semoga bermanfaat.