Cara Pemasangan Tangki Pendam Dengan Baik dan Benar

Tahukah Anda bahwa pemasangan tangki pendam bisa dikatakan susah-susah gampang. Bicara soal tangki, tangki air yang satu ini memang sekarang tengah populer dikalangan masyarakat Indonesia karena dianggap memiliki banyak keunggulan. Biasanya orang-orang menyebut tangki jenis ini dengan sebutan tangki air tanam, tandon air pendam atau juga toren air bawah tanah.

Lalu bagaimana cara pemasangan tangki air jenis ini? Hampir sama dengan pemasangan tangki-tangki pada umumnya, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pemasangannya. Perlu diingat bahwa dalam pemasangan tangki jenis ini tidak boleh dilakukan secara sembarangan. Maka pastikan untuk melakukan tahapan yang tepat agar kualitas air nantinya bersih dan sesuai dengan harapan. Simak penjelasan Bengkel Fiberglass Indonesia berikut ini.

tangki pendam
Tangki Pendam, Bengkel Fiberglass Indonesia.

Tahapan Pemasangan Tangki Pendam yang Harus Diperhatikan

Buat Lubang Galian di Tanah

Tahapan atau langkah pertama yang perlu dilakukan dalam pemasangan tangki air pendam yaitu membuatkannya tempat galian yang dijadikan sebagai tempat untuk meletakkan tangki tersebut nantinya. Dalam hal ini, cobalah untuk membuat galian lubang yang mana ukurannya sedikit lebih besar dari diameter tandon air yang Anda gunakan.

Produk Terkait :  Step Pemasangan dan Perawatan Sistem Bio Septic Tank

Jangan lupa untuk memperkirakan kedalaman dan pastikan cukup sampai ke bagian leher tangki saja. Selanjutnya pada bagian dinding lubang yang sudah digali tersebut silahkan untuk cor ataupun di beton.  Tujuannya untuk mencegah terjadinya tekanan tanah terhadap tandon air. Agar lebih aman dalam pemasangannya, sebaiknya untuk memberikan space kurang lebih sekitar 5cm antara dinding dan tandon.

Buat Landasan yang Kokoh dan Rata

Selanjutnya langkah kedua dalam pemasangan tangki pendam yaitu membuat alas atau landasan yang kokoh dan juga merata. Tujuannya yaitu agar nantinya tangki air yang dibuat tersebut tidak geser ataupun bocor. Agar lebih kuat dan kokoh, maka sebaiknya Anda membuat landasannya dengan cor, bata atau paving yang mana sudah ditata dengan posisi permukaan yang rata atau tidak miring.

Perlu diingat bahwa pasir tidak dianjurkan untuk dipakai sebagai alas karena bisa menimbulkan pergerakan atau pergeseran pada tangki tersebut. Sehingga hal tersebut bisa memicu kerusakan atau kebocoran.

Masukkan Tangki Pendam/U ground

Setelah membuat galian dan melapisinya dengan landasan yang kokoh dan rata, maka selanjutnya Anda bisa memasukkan tandon air pendam U ground tersebut. Dalam pemasangannya, pastikan untuk meminta bantuan tenaga orang lain, agar proses pemasangannya dapat berjalan lancar dan juga cepat. Jangan lupa untuk memastikan tandon air pendam Anda tepat berada di bagian tengah.

Produk Terkait :  Kontainer Sampah 6M3 Anti Karat Bahan Fiberglass

Pastikan Tandon Tidak Mengambang

Jika sudah, langkah selanjutnya yaitu memastikan bahwa tandon air yang sudah dimasukkan ke galian tidak mengambang. Inilah fungsi atau tujuan awal memberikan space atau jarak antara dinding dengan tangki air yang hendak di tanam. Selain itu adanya space ini juga mempermudah dalam memasukkan tangki air tanam kebagian dalam lubang galian.

Lalu untuk memastikan apakah tandon sudah menapak pada bagian landasan, silahkan untuk mengisi tangki tersebut dengan air hingga bahu dari tangki. Jika memang tangki sudah bisa menapak ke landasan maka bisa dikatakan tangki tidak mengambang dan dalam pemasangan yang tepat.

Timbun dengan Pasir

Tahapan terakhir yang harus dilakukan dalam pemasangan tandon air pendam yaitu menimbunnya dengan menggunakan pasir. Dalam hal ini, pastikan untuk mengisikan ruang kosong sekeliling tangki dengan menggunakan pasir halus hingga tidak tersisa space sedikitpun. Tujuannya yaitu untuk meminimalisir tangki tidak bergerak ataupun bergeser.

Nah, itulah ulasan bagaimana cara pemasangan tandon pendam yang benar dan tepat. Pastikan untuk menerapkan beberapa langkah yang sudah disebutkan di atas, agar pemasangannya bisa selesai secara sempurna. Semoga informasi di atas membantu dan bermanfaat!

pesan via WhatsApp

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.