Step Pemasangan dan Perawatan Sistem Bio Septic Tank

Bio Septic Tank adalah septic tank yang mengedepankan teknologi modern dalam menguraikan segala limbah. Sistem Bio Septic Tank paling direkomendasikan dan ramah lingkungan ini menggunakan biotechnology untuk memastikan virus/bakteri dalam air limbah benar-benar hilang dan aman untuk dialirkan ke selokan umum.

Tangki ini memang bisa bekerja dengan baik karena sistemnya sudah didesain sedemikian rupa. Masalahnya adalah jika tangki ini tidak dipasang sesuai standar, akan membuat kinerjanya tidak optimal. Bagaimana sih cara pasang dan merawat tangki bio yang benar? Yuk langsung saja disimak penjelasan Bengkel Fiberglass Indonesia di bawah ini.

sistem bio septic tank
Bio Septic Tank 5000L, Bengkel Fiberglass Indonesia.

Step Pemasangan dan Perawatan Sistem Bio Septic Tank

Memilih Lokasi

Memilih lokasi yang tepat adalah step pertama yang dibutuhkan untuk memasang tangki bio yang baik dan benar. Tangki bio bisa Anda pasang dalam atau luar ruangan. Pastikan pemilihan lokasi penempatan tangki ini tepat, karena jika tidak pasti akan repot menggantinya di tengah jalan.

Beberapa hal yang harus diperhatikan dalam pemilihan lokasi di antaranya adalah jarak lokasi penempatan dengan selokan/got umum. Usahakan letak tangki bio tidak terlalu jauh dengan selokan umum. Hal ini juga bisa menghemat paralon jika jaraknya dekat. Pastikan juga bahwa lokasi penempatan tidak mengganggu lahan dan hunian di kemudian hari.

Produk Terkait :  3 Cara Kerja Bio Septic Tank Menetralisir Limbah

Menyiapkan Lubang

Step pemasangan Bio Septic Tank selanjutnya adalah menggali lokasi yang sudah ditentukan sesuai dengan diameter dan tinggi tangki bio. Tambahkan juga 10 cm dari diameter tangki, karena dinding tanah tersebut nantinya akan dilapisi dengan batu bata.

Batu bata ini berguna untuk mengantisipasi jika dinding tanah menjadi tidak stabil sekaligus mencegah perembesan. Perikasa juga dasar galian, pastikan tidak ada batu yang menonjol yang bisa membuat tangki penyok. Karena jika penyok maka rawan terjadi kebocoran yang tentu akan mencemari tanah.

Masukkan Tangki Bio

Setelah galian jadi, maka langkah selanjutnya adalah memasukkan tangki bio ke dalam lubang yang telah disiapkan. Memasukkan tangki ke dalam lubang harus hati, jangan sampai jatuh dari ketinggian karena akan membuatnya penyok dan pecah. Lubang dalam tangki juga harus disesuaikan dengan saluran inlet (masuk) dan outlet (keluar).

Setelah tangki masuk ke dalam lubang, maka selanjutnya adalah menimbun ruang kosong di sekeliling tangki dengan pasir. Pasirnya harus halus dan usahakan tidak tercampur dengan kerikil. Mau tidak mau Anda harus menyaring pasir tersebut dengan ayakan pasir.

Produk Terkait :  Harga Septic Tank Bio Fiberglass 500 Liter

Setelahnya Anda bisa memasukkan air ke dalam tangki hingga leher tangki. Oh ya, pastikan juga manhole dan tube disinfectan tetap terlihat agar mudah nantinya untuk pengecekan dan isi ulang klorin. Jika tangki bio diletakkan di dalam ruangan pastikan tutupnya bisa dibuka tutup sesuai dengan kebutuhan.

Masukkan Klorin dan Bakteri Starter

Langkah selanjutnya adalah memasukkan klorin dan bakteri starter. Masukkan klorin melalui tube disinfectan dan perikasi selama 6-9 bulan pemakaian. Sedangkan bakteri starter bisa dimasukkan melalui manhole/lubang inspeksi. Keduanya dapat dengan mudah ditemukan di toko.

Cara Merawat Sistem Bio Septic Tank

Jangan Masukkan Sampah

Agar tangki bio awet dan bisa bekerja dengan maksimal, maka jangan sekali-kali memasukan benda yang tidak bisa diuraikan oleh bakteri. Misalnya saja pembalut, puntung rokok, plastik dan lain-lain.

Kurangi Menggunan Cairan Pembersih

Kadang membersih kloset memang butuh cairan pembersih, namun jangan sampai berlebihan ya. Karena cairan pembersih inilah yang justru bisa membunuh bakteri pengurai dan menghambat penguraian limbah.

Produk Terkait :  Mengapa Harus Pakai Tangki Air Fiber? Simak Alasannya Berikut

Gunakan Air Secukupnya

Anda tidak boleh berlebihan dalam menggunakan air ketika menyiram kotoran. Air yang kebanyakan bisa menyebabkan tangki bio penuh dan overload dalam waktu yang cepat.

Demikianlah ulasan tentang cara memasang dan bagaimana merawat Bio Septic Tank yang baik dan benar. Agar limbah bisa terus dinetralisir, jangan lupa untuk memasukkan bio bakteri secara rutin setiap 1 tahun sekali ya.

pesan via WhatsApp

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.